Tiga ayat memberi angka-angka inti; sunnah dan ijma’ melengkapi sisanya. Bab ini merakit semuanya menjadi sistem lengkap yang siap dihitung — dengan kolom silsilah dalil yang menjadi ciri jalur ini.
Tabel sistem + silsilah dalil
| Komponen | Isi | Sumbernya |
|---|---|---|
| Anak: 2:1, 2/3, 1/2 | Rasio & bagian anak-anak | An-Nisa 11 (2 anak pr = 2/3: jembatan ushul + ayat 176 + hadits Sa’ad bin ar-Rabi’, bab 03) |
| Orang tua: 1/6 · 1/3 → 1/6 | Bersama anak; ibu tanpa anak; ibu turun oleh saudara | An-Nisa 11 |
| Ayah/kakek ‘ashabah | Tanpa anak, ayah mengambil sisa/semua | Hadits “sisanya untuk laki-laki terdekat” (HR. Bukhari 6732, Muslim 1615) |
| Pasangan: 1/2·1/4·1/8 | Dua tingkat, turun oleh keturunan | An-Nisa 12 |
| Saudara seibu: 1/6 · 1/3 rata | Hanya kalalah | An-Nisa 12 (bab 04) |
| Saudara kandung/seayah | 1/2 · 2/3 · 2:1 · semua — hanya kalalah | An-Nisa 176 |
| Nenek 1/6 | Saat ibu tiada | Sunnah (keputusan untuk nenek, HR. Abu Dawud, Tirmidzi) |
| Cucu pr 1/6 pelengkap | Bersama 1 anak pr | Sunnah (Ibnu Mas’ud dari Nabi ﷺ, HR. Bukhari 6736) |
| ‘Ashabah & urutannya | Jihah → derajat → kekuatan | Sunnah + istiqra’ (penelaahan) para ulama |
| Hajb | Yang dekat menggugurkan yang jauh | Turunan langsung struktur ayat + sunnah |
| Penghalang (bunuh, beda agama) | Mamnu’ dianggap tiada | Sunnah (HR. Bukhari 6764 dll.) |
| ’Aul · radd · kakek+saudara | Koreksi & kasus lanjutan | Ijtihad sahabat — wilayah khilaf (bab 07) |
Membaca tabel ini seperti asy-Syinqithi
Perhatikan polanya: semua angka furudh datang dari ayat; sunnah menambal posisi-posisi pengganti (nenek, cucu) dan menegakkan prinsip ‘ashabah; ijtihad hanya bekerja di wilayah yang dua-duanya diam. Ini bukan kebetulan — para sahabat menyebut faraidh ilmu yang “diserahkan nash-nya” dan berhati-hati menambah apa pun di atasnya. Jalur tafsir membuat lapisan-lapisan ini terlihat; jalur-jalur lain (demi kecepatan) melebur ketiganya jadi satu tabel hafalan.
flowchart TB
classDef ayat fill:#134e4a,stroke:#14b8a6,color:#ccfbf1
classDef sunnah fill:#1e3a8a,stroke:#3b82f6,color:#dbeafe
classDef ijtihad fill:#713f12,stroke:#ca8a04,color:#fef9c3
classDef mesin fill:#3b0764,stroke:#a855f7,color:#f3e8ff
A["LAPIS 1 — AYAT:<br/>semua angka furudh"]:::ayat --> M["MESIN HITUNG<br/>(bab 06)"]:::mesin
B["LAPIS 2 — SUNNAH:<br/>posisi pengganti + 'ashabah +<br/>penghalang"]:::sunnah --> M
C["LAPIS 3 — IJTIHAD SAHABAT:<br/>'aul · radd · kakek<br/>(peta khilaf, bab 07)"]:::ijtihad --> M
Daftar ahli waris terakit
Hasil rakitan tiga lapis = daftar yang sama dengan bundle-bundle kembar: ±15 laki-laki dan ±10 perempuan; enam yang tak pernah gugur (ayah, ibu, anak lk, anak pr, suami, istri); dan kerabat luar daftar (dzawil arham) yang statusnya sendiri masuk wilayah khilaf lapis 3. Definisi dan kaidah hajb detail tidak diulang di sini — pakai bundle Ibnu Utsaimin bab 03–05 sebagai kamus cepatnya; bundle ini menjaga fokus pada silsilah dalil.
Sumber: QS. An-Nisa 11, 12, 176; HR. Bukhari 6732/6736/6764, Muslim 1615; hadits nenek: Abu Dawud 2894, Tirmidzi 2101; Adhwa’ al-Bayan (Shamela 20766). Daftar lengkap di 15-referensi.