Istilah yang dipakai bundle ini. Istilah umum faraidh yang sama persis dengan glosarium bundle Ibnu Utsaimin diringkas; istilah khas bab kakek diberi porsi lebih.
| Istilah | Arti dalam faraidh |
|---|---|
| Al-Akdariyyah (الأكدرية) | Kasus suami + ibu + kakek + 1 saudari: satu-satunya saudari difardhukan bersama kakek dan satu-satunya ‘aul di bab kakek; diselesaikan dengan penggabungan saham kakek-saudari lalu bagi 2:1 (bab 08, 11) |
| Al-Mu’addah (المعادّة) | Saudara kandung mengikutsertakan saudara seayah dalam hitungan kepala melawan kakek, lalu mengambil kembali porsinya (bab 08) |
| ‘Ashabah | Penerima sisa; tiga jenis: bin-nafsihi, bil-ghair, ma’al-ghair (bab 04) |
| Ashlul-mas’alah | Asal masalah: KPK penyebut furudh; tujuh asal biasa + 18 & 36 khusus 1/3-sisa kakek (bab 06) |
| ‘Aul | Menaikkan asal saat furudh melebihinya; semua menyusut proporsional (bab 07) |
| Dzawil arham | Kerabat non-furudh non-‘ashabah; mewarisi lewat tanzil saat keduanya tiada (bab 09) |
| Hajb | Hirman (gugur total) / nuqshan (bagian turun) (bab 05) |
| Jadd (جدّ) | Kakek dari jalur ayah — pusat bab khilaf terbesar faraidh |
| Kalalah | Mayit tanpa keturunan dan tanpa ayah — syarat mewarisinya para saudara |
| Muqasamah (مقاسمة) | Kakek dihitung sebagai “saudara” (2 kepala) dan berbagi sisa dengan para saudara; pilihan kakek selalu yang terbaik baginya (bab 08) |
| Al-Musytarakah / al-Himariyyah | Suami + ibu + 2+ saudara seibu + saudara kandung: furudh habis, saudara kandung nol menurut garis yang dipakai (bab 09) |
| Radd | Pengembalian sisa kepada pemilik furudh selain pasangan, proporsional (bab 07) |
| Tanzil | Metode dzawil arham: menduduki posisi perantara |
| Tashih | Mengalikan masalah dengan pengali terkecil agar saham per kepala bulat |
| Tasyrik | Menyertakan saudara kandung berbagi dalam 1/3 saudara seibu pada Musytarakah (Maliki/Syafi’i; tidak dipakai garis Hanbali) |
| Tirkah | Seluruh harta peninggalan sebelum lima hak berurutan ditunaikan (bab 02) |
| Al-‘Umariyyatain | Pasangan + ibu + ayah: ibu 1/3 dari sisa (keputusan Umar) |
| Wafq | Kepala ÷ FPB pada tawafuq — pengali tashih terkecil |
Istilah dasar lain (muwarrits/warits/mauruts, mawani’, mahjub vs mamnu’, khuntsa, mafqud, gharqa, munasakhat, jami’ah) dijelaskan di tempat pemakaiannya dan di glosarium bundle kembar.