Warismatika Kalkulator Latihan Tentang EN

15 — Referensi

Semua klaim di bundle ini dapat dilacak ke sumber-sumber berikut. Sumber primer adalah karya Ibnu Utsaimin sendiri; fatwa daring dipakai untuk mengonfirmasi tarjih beliau pada titik-titik khilaf.

Sumber primer (karya Ibnu Utsaimin)

  1. Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, Tashil al-Faraidh — matan utama bundle ini. Terbitan Muassasah Ibnu Utsaimin al-Khairiyyah (edisi ke-5, 136 hlm.).
  2. Muhammad bin Shalih al-Utsaimin, asy-Syarh al-Mumti’ ‘ala Zad al-Mustaqni’, bab al-Faraidh — syarah fikih tempat beliau memaparkan dalil dan tarjih (termasuk kakek bersama saudara). Terbitan Dar Ibnul-Jauzi. Teks daring: al-Maktaba (Shamela), kitab 33939, bab Faraidh
  3. Tafsir Ibnu Utsaimin atas ayat-ayat waris (An-Nisa 11–12)https://tafsir.app/ibn-uthaymeen/4/11

Nash pokok

  1. Al-Qur’an, Surah An-Nisa: 11, 12, 176 — ayat-ayat bagian waris. Teks & terjemahan: https://quran.com/4/11, https://quran.com/4/176
  2. HR. Bukhari no. 6732 & Muslim no. 1615“Berikanlah bagian-bagian waris kepada yang berhak; sisanya untuk laki-laki yang paling dekat.”https://sunnah.com/bukhari:6732
  3. HR. Bukhari no. 6736 — keputusan Ibnu Mas’ud (merujuk keputusan Nabi ﷺ): anak pr 1/2, cucu pr 1/6 pelengkap 2/3, sisanya untuk saudari — https://sunnah.com/bukhari:6736
  4. HR. Bukhari no. 6764 & Muslim no. 1614 — muslim dan kafir tidak saling mewarisi — https://sunnah.com/bukhari:6764

Konfirmasi tarjih pada titik khilaf

  1. IslamQA (ar) no. 240582 — “Miratsul-jadd ma’al-ikhwah” — memaparkan dua pendapat tentang kakek bersama saudara dan menyebut tarjih Ibnu Utsaimin (dan para muhaqqiq lain) bahwa saudara gugur oleh kakek: https://islamqa.info/ar/answers/240582
  2. IslamQA (ar) no. 496015 — sebab perbedaan sahabat pada al-Musytarakah/al-Himariyyah — sejarah kasus dan penimbangan pendapatnya: https://islamqa.info/ar/answers/496015
  3. IslamQA (en) no. 225165 — “Rules of Inheritance in Islam” — ringkasan aturan waris berbahasa Inggris dari situs yang berporos pada fatwa ulama (termasuk Ibnu Utsaimin): https://islamqa.info/en/answers/225165

Konteks Indonesia (disinggung di bab 13)

  1. Kompilasi Hukum Islam (KHI) — Instruksi Presiden No. 1 Tahun 1991, Buku II (Hukum Kewarisan), Pasal 171–214 — acuan Pengadilan Agama; teks tersedia di JDIH/Peraturan.go.id dan situs Mahkamah Agung (Pasal 185: ahli waris pengganti; Pasal 209: wasiat wajibah anak/orang tua angkat).

Catatan metodologi kutipan