Warismatika Kalkulator Latihan Tentang EN

11 — Studi Kasus Kakek Bersama Saudara, Sistem Zaid (2 kasus)

Dua kasus bab 08: satu di mana muqasamah menang, satu di mana jaminan 1/6 yang bekerja. Karena kedua bundle kembar menghitung versi tarjih, di sini versi tarjih cukup dicantumkan sebagai pembanding satu baris.

Kasus C — Muqasamah menang

Skenario. Mayit meninggalkan ibu, kakek, dan 1 saudara kandung. Tirkah bersih Rp 300.000.000.

  1. Status: ibu 1/3 (tanpa keturunan; saudara hanya satu — kakek bukan saudara, jadi ibu tidak turun ke 1/6); kakek & saudara → sistem Zaid, keadaan 2 (ada pemilik furudh: ibu).
  2. Asal 6: ibu 2, sisa 4.
  3. Pilihan kakek: muqasamah → kepala 2+2 = 4 → kakek 2/4 × sisa = 2 saham; 1/3 sisa = 4/3 saham ≈ 1,33; 1/6 harta = 1 saham. Muqasamah menang (2 > 1,33 > 1).
  4. Final asal 6: ibu 2, kakek 2, saudara 2 — masing-masing tepat 1/3. 1 saham = 50 jt.
Asal masalah: 6 (muqasamah)          Tirkah: Rp 300.000.000
─────────────────────────────────────────────────────────
Ahli waris        Status               Saham    Rupiah
ibu               1/3                    2      100.000.000
kakek             muqasamah (terbaik)    2      100.000.000
saudara kandung   'ashabah               2      100.000.000
─────────────────────────────────────────────────────────
Jumlah                                   6      300.000.000 ✓

Pembanding tarjih (kakek = ayah): saudara gugur → ibu 1/3 (Rp 100 jt), kakek sisa 2/3 (Rp 200 jt), saudara nol.

Kasus D — Jaminan 1/6 yang bekerja

Skenario. Mayit laki-laki meninggalkan istri, 2 anak perempuan, kakek, dan 2 saudara kandung. Tirkah bersih Rp 480.000.000.

  1. Status: istri 1/8; 2 anak pr 2/3; kakek & 2 saudara → sistem Zaid keadaan 2.
  2. Asal 24: istri 3, anak pr 16 → terpakai 19, sisa 5.
  3. Pilihan kakek: muqasamah → kepala 2+2+2 = 6 → kakek 2/6 × 5 = 5/3 saham ≈ 1,67; 1/3 sisa = 5/3 ≈ 1,67 (sama); 1/6 harta = 4 saham ← terbesar. Kakek ambil 1/6.
  4. Sisa untuk 2 saudara: 5 − 4 = 1 saham untuk 2 kepala → tashih ×2 → asal 48: istri 6, anak pr 16 tiap orang, kakek 8, saudara 1 tiap orang.
  5. Rupiah: 1 saham = 10 jt.
Asal: 24 → tashih ×2 = 48            Tirkah: Rp 480.000.000
─────────────────────────────────────────────────────────
Ahli waris        Status            Saham/48   Rupiah
istri             1/8                   6       60.000.000
anak pr (1)       2/3 (32)             16      160.000.000
anak pr (2)                            16      160.000.000
kakek             1/6 (jaminan)         8       80.000.000
saudara knd (1)   'ashabah sisa         1       10.000.000
saudara knd (2)   'ashabah sisa         1       10.000.000
─────────────────────────────────────────────────────────
Jumlah                                 48      480.000.000 ✓
flowchart LR
  classDef proses fill:#713f12,stroke:#ca8a04,color:#fef9c3
  classDef furud fill:#1e3a8a,stroke:#3b82f6,color:#dbeafe
  classDef hasil fill:#3b0764,stroke:#a855f7,color:#f3e8ff
  A["Sisa setelah furudh: 5/24"]:::proses --> B["Tiga pilihan kakek:<br/>muqasamah ≈ 1,67 ·<br/>1/3 sisa ≈ 1,67 ·<br/>1/6 harta = 4 saham"]:::furud
  B --> C["1/6 MENANG →<br/>kakek 8/48, saudara berbagi<br/>sisa kecil 2/48"]:::hasil

Pembanding tarjih: saudara gugur; kakek 1/6 + sisa = 5/24 penuh (Rp 100 jt); istri & anak tetap.

Pelajaran. Keadaan 2 menuntut disiplin membandingkan tiga angka — dan hasilnya sering tak intuitif: di sini kakek justru paling untung mengabaikan muqasamah, dan para saudara kebagian remah 1/48. Perhatikan juga jebakan ibu di Kasus C: kakek tidak menghitung sebagai “saudara” untuk menurunkan ibu — dua aturan yang mirip tapi tidak boleh saling menular.

Sumber: aturan dari Matan ar-Rahbiyyah bab al-jadd wal-ikhwah + Syarh al-Hazimi (Shamela 11372, 36125). Daftar lengkap di 15-referensi.