Sumber primer = Adhwa’ al-Bayan pada ayat-ayat waris; nash pokok dikutip langsung; titik khilaf dikonfirmasi sumber yang sama dengan bundle-bundle kembar.
Sumber primer
- Muhammad al-Amin bin Muhammad al-Mukhtar asy-Syinqithi (1325–1393 H), Adhwa’ al-Bayan fi Idhah al-Qur’an bil-Qur’an — tafsir sampai akhir al-Mujadalah; tatimmah oleh muridnya Athiyyah Muhammad Salim.
- Teks lengkap: Maktabah Syamilah, cet. ‘Atha’at al-‘Ilm, kitab 20766; cet. Dar al-Fikr, kitab 22918
- Tafsir An-Nisa 11 (yushikumullah): IslamWeb, teks bab — sumber kutipan qawwamah & kaidah mafhum
- Naskah lengkap + tatimmah: Internet Archive
- Profil kitab: Wikipedia Arab
- Studi tarjih-tarjih Adhwa’ al-Bayan (jam’an wa dirasah, al-Fatihah–al-An’am) — sumber konfirmasi tarjih i’rab kalalah: Quranpedia, kitab 1118
- Kajian metode tafsir al-Qur’an bil-Qur’an dalam Adhwa’ al-Bayan — Tafsir Center
Nash pokok
- QS. An-Nisa 11, 12, 13–14, 34, 176; al-Anfal 75; al-Hajj 78 — https://quran.com/4/11, https://quran.com/4/176, https://quran.com/8/75
- HR. Bukhari 6732 & Muslim 1615 — ‘ashabah — https://sunnah.com/bukhari:6732
- HR. Bukhari 6736 — cucu pr 1/6 pelengkap — https://sunnah.com/bukhari:6736
- HR. Bukhari 6764 & Muslim 1614 — beda agama — https://sunnah.com/bukhari:6764
- HR. Tirmidzi 2092 / Abu Dawud 2891 — dua putri Sa’ad bin ar-Rabi’ (2/3 untuk dua anak pr) — https://sunnah.com/tirmidhi:2092
- HR. Bukhari 2742 — hadits Sa’ad bin Abi Waqqash, “sepertiga, dan sepertiga itu banyak” (batas wasiat) — https://sunnah.com/bukhari:2742
- HR. Abu Dawud 2894 / Tirmidzi 2101 — nenek 1/6 — https://sunnah.com/abudawud:2894
Titik khilaf (bab 07 & 13)
- IslamQA (ar) 240582 — kakek bersama saudara, peta pendapat: https://islamqa.info/ar/answers/240582
- IslamQA (ar) 496015 — al-Musytarakah: https://islamqa.info/ar/answers/496015
- Al-Fiqh al-Muyassar — radd & dzawil arham lintas madzhab: https://shamela.ws/book/5913/1153
Pembanding
- Tiga bundle kembar Warismatika: Ibnu Utsaimin · al-Fauzan · ar-Rahabi.
- Kompilasi Hukum Islam (KHI) — Inpres No. 1/1991, Buku II.
Catatan metodologi
- Mabahits yang dinisbatkan ke asy-Syinqithi (qawwamah sebagai jawaban hikmah 2:1; kaidah “mafhum asy-syarth lebih kuat dari mafhum azh-zharf” pada teka-teki dua anak perempuan; tarjih i’rab kalalah) terverifikasi dari sumber 1–2; pembahasan yang tidak terkonfirmasi ada pada beliau tidak dinisbatkan kepadanya.
- Bundle ini sengaja tidak menghitung kasus ‘aul/radd/kakek (bab 07) — wilayah itu milik bundle kembar; enam studi kasus di sini dirancang di dalam wilayah yang diputuskan nash.
- Angka rupiah pada studi kasus adalah ilustrasi buatan.