Sumber primer = matan ar-Rahbiyyah dan syarahnya; sumber sekunder mengonfirmasi biografi, posisi madzhab, dan titik-titik khilaf.
Sumber primer
- Muhammad bin Ali ar-Rahabi (w. 577 H), Bughyat al-Bahits ‘an Jumal al-Mawarits (Matan ar-Rahbiyyah) — arjuzah 176 bait bahar rajaz.
- Teks lengkap: Maktabah Syamilah, kitab no. 11372
- Profil penulis: Shamela, author 1051 (lahir 497 H, wafat 577 H, Rahbah Malik bin Thauq, Syafi’i)
- Entri ensiklopedis: Matn ar-Rahbiyyah — Wikipedia Arab
- Naskah/cetakan: Internet Archive; manuskrip: Alukah
- Syarh ar-Rahbiyyah, Ahmad bin Umar al-Hazimi — syarah modern yang dipakai bundle ini untuk penjelasan bait: Shamela 36125
- Sibthul-Mardini (w. 907 H), Syarh ar-Rahbiyyah, dengan Hasyiyah al-Baqari — syarah klasik paling masyhur; beredar dalam banyak cetakan (a.l. Dar al-Qalam, Damaskus) — dirujuk sebagai karya terbit.
Nash pokok
- Al-Qur’an: An-Nisa 11, 12, 176; al-Anfal 75 — https://quran.com/4/11, https://quran.com/8/75
- HR. Bukhari 6732 & Muslim 1615 — “berikan bagian waris kepada yang berhak…” — https://sunnah.com/bukhari:6732
- HR. Bukhari 6736 — pelengkap 2/3 cucu perempuan — https://sunnah.com/bukhari:6736
- HR. Bukhari 6764 & Muslim 1614 — beda agama — https://sunnah.com/bukhari:6764
- Pujian Nabi ﷺ kepada Zaid dalam faraidh — hadits “a’lamuhum bil-fara’idh Zaid bin Tsabit”, HR. Tirmidzi & an-Nasa’i, dinilai sahih oleh sebagian ahli hadits — rujuk takhrijnya di syarah-syarah ar-Rahbiyyah (sumber 2–3).
Posisi madzhab & titik khilaf
- Al-Fiqh al-Muyassar (tim penulis, Shamela) — pemetaan pendapat dzawil arham & radd lintas madzhab (Syafi’i/Maliki: baitul-mal; Hanafi/Hanbali: radd & tanzil): https://shamela.ws/book/5913/1153
- IslamQA (ar) no. 240582 — peta pendapat kakek bersama saudara: https://islamqa.info/ar/answers/240582
- IslamQA (ar) no. 496015 — al-Musytarakah: sejarah tasyrik dan pihak-pihaknya: https://islamqa.info/ar/answers/496015
Pembanding
- Bundle kembar Warismatika: Ibnu Utsaimin dan al-Fauzan — masing-masing dengan daftar sumber primernya.
- Kompilasi Hukum Islam (KHI) — Instruksi Presiden No. 1 Tahun 1991, Buku II.
Catatan metodologi
- Kutipan bait dibatasi pada bait yang masyhur dan terverifikasi di teks daring matan (sumber 1); bait lain dirujuk per bab tanpa kutipan verbatim untuk menghindari salah nukil.
- Posisi “sistem Zaid” (muqasamah, baitul-mal, tanpa dzawil arham, tasyrik) dan pengecualian muta’akhkhirin ditandai eksplisit dan dilacak ke sumber 9–11.
- Angka rupiah pada studi kasus adalah ilustrasi buatan.